MANFAAT DAUN KELOR (MIRACLE TREE)

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menganjurkan bagi anak-anak dan bayi dalam masa pertumbuhan untuk mengkonsumsi daun kelor, karena manfaat dari kandungan daun kelor yang besar yaitu mengandung :
  • Potasium 3 x lipat dari pada pisang
  • Kalsium 4 x lipat daripada susu
  • Vitamin C 7 x lipat daripada jeruk
  • Vitamin A 4 x lipat lebih banyak dari pada wortel
  • Protein 2 x lipat daripada susu
Organisasi WHO yang menobatkan pohon kelor sebagai Miracle Tree, setelah menemukan manfaat penting daun kelor.

Manfaat Daun Kelor :
  1. Menjaga Berat Badan. Menjaga tubuh agar tetap seimbang berat badannya. Dilansir jabar.tribunnews.com, Teh Kelor membantu menangani masalah pencernaan juga mengandung polyphenol yang tinggi, yang bekerja sebagai antioksidan untuk mendetoksifikasi racun di dalam tubuh & memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  2. Menghilangkan Flek Wajah. Ramuannya sederhana, ambil beberapa daun kelor yang masih muda, tumbuk hingga sangat halus, lalu gunakan sebagai bedak (atau juga bisa dicampur dengan bedak). Daun kelor mengandung nutrisi seperti kalsium dan mineral seperti tembaga, besi, seng(zinc),magnesium, silika dan mangan. Daun kelor juga bisa menjadi pelembab alami, memiliki kegunaan untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kulit.
  3. Mamfaat Daun Kelor untuk kecantikan.Hal ini bisa menjadi alternatif perawatan alami. Selain menggunakan minyak atsirinya dan bubuk kelor yang dijual dipasaran, anda bisa memanfaatkan daunnya secara langsung. Caranya pertama-tama buatlah pasta daun kelor. Pilih daun kelor yang masih hijau dan segar pisahkan dari rantingnya. Haluskan daun kelor dengan ditambahkan sedikit air saja, agar daun kelor menjadi bentuk pasta.
  4. Daun Kelor cukupi gizi Ibu menyusui dan Anak. Daun kelor mengandung protein,zat besi dan vit.C. Juga unsur flavonoid membantu ibu menyusui menghasilkan ASI lebih banyak. Namun ibu hamil perlu menghindari konsumsi daun kelor saat hamil, terutama trisemester pertama. Banyak ibu menyusui yang rutin mengkonsumsi daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI, namun hanya sedikit yang mengetahui bahwa daun kelor mengandung senyawa galactagogues yang mampu merangsang produksi hormon prolaktin pada ibu yang baru melahirkan dalam produksi ASI.
  5. Menyehatkan mata. Menurut Tati Winarto, pakar herbal dari yayasan pengembangan tanaman obat karyasari, daun kelor mempunyai banyak kandungan gizi, salah satunya vitamin A & kalsium. Kandungan vitamin A daun kelor bermanfaat melindungi kesehatan mata, baik itu dari mulai kurangi resiko mata plus, minus, silinder dan katarak. Daun kelor juga baik dikonsumsi oleh pasien diabetes dan bermanfaat menjernikan pandangan mata. Mungkin anda akan terkejut jika mengetahui daun kelor mengandung kadar vitamin A & betakarotin 4x lebih besar dibandingkan wortel. Vit.A & beta karotin yang terkandung dalam daun kelor memiliki peranan penting dalam menjaga struktur dan fungsi organ mata. Vit.A adalah salah satu penyusun sel batang pada retina mata dan berfungsi mempertahankan penglihatan agar tetap normal.
  6. Antioksidan dan senyawa anti inflamasi. Daun kelor mengandung campuran asam amino esential, fitonutrien karotenoid, antiosidan seperti quercetin dan senyawa antibakteri alami yang memiliki fungsi seperti obat anti inflamasi. Daun kelor menurunkan resiko penyakit kronis seperti perut, paru paru, kanker usus besar, diabetes,hipertensi, dan penyakit mata akibat faktor usia. Daun kelor juga mengandung polyfenol dalam konsentrasi yang cukup tinggi yang mampu meningkatkan respon imun atau reaksi sel kekebalan tubuh.
  7. Menjaga kesehatan ginjal. Konsumsi daun kelor otomatis membantu mengembalikan kesehatan ginjal yang sudah dalam kondisi tak baik. Batu ginjal (gallstone) adalah salah satu kelainan yang terjadi pada organ ginjal akibat akumulasi zat-zat yang tidak dapat disaring oleh organ ginjal. Daun kelor mengandung senyawa alkalid moringin, moringinan dan pterigospermin yang hasil penelitiannya memiliki kemampuan untuk menghancurkan batu yang mengendap dalam ginjal. Juga merangsang urinasi atau produksi urin serta menghancurkan batu yang terbentuk dalam kandung kemih.
  8. Memperlambat efek penuaan. Studi dengan melibatkan sembilan puluh wanita menopause antara usia 45-60 tahun dibagi menjadi 3 kelompok, yang diberikan berbagai tingkat suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan kelor dan bayam menyebabkan peningkatan yang signifikan senyawa antioksidan, yang berperan penting dalam memperlambat efek penuaan. Daun kelor mengandung sitokinin, suatu hormon alami dalam tubuh yang merangsang pembelahan pertumbuhan sel dan proses penuaan. Hormon sitokinin mampu mencegah penuaan atau bertindak sebagai zat anti aging dalam tubuh. Hormon ini bekerja dengan cara mempengaruhi siklus pergantian sel pada kulit dan mempercepat pergantian sel kulit mati dengan sel yang baru yang umumnya berlangsung sekitar 300 hari. Daun kelor dapat mencegah munculnya kerutan pada wajah dan area kulit lainnya. Kandungan vit.C yang tinggi dalam daun kelor juga dapat merangsang produksi kolagen yang mampu menjaga kekencangan dan kekenyalan kulit.
  9. Mengobati Rematik. Penggunaan daun kelor dalam pengobatan rematik untuk mengurangi rasa sakit pada sendi dan mengurangi asam urat pada sendi, yang sangat penting dalam mengatasi masalah rematik atau asam urat. Manfaat daun kelor ini bisa untuk rematik, pegal linu, nyeri, dsb.
  10. Mencegah penyakit Jantung. Dalam hasil studi pemberian 200 miligram per kg berat badan setiap hari selama 30 hari, menghasilkan berupa tingkat lebih rendah dari lipid teroksidasi dan jaringan jantung dilindungi dari kerusakan struktural. Asam lemak omega3 memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan sel dalam jantung dan pembuluh darh sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Daun kelor mengandung kadar asam lemak omega3 yang cukup tinggi bahkan 10x lebih banyak dibandingkan dengan yang terkandung dalam ikan salmon.
  11. Anti Kanker. Antioksidan di dalam daun kelor sangat tinggi, selain itu kandungan potasium yang tinggi, membuat daun kelor memiliki khasiat untuk memperlambat bahkan menghilangkan kanker di dalam tubuh. Julukan The Tree of Life memang pantas disandang oleh tanaman kelor, karena tidak hanya mencegah & mengatasi penyakit ringan, akan tetapi juga penyakit ganas seperti kanker. Daun kelor mengandung senyawa isothiocyanate benzil yang mampu mencegah pembentukan sel tumor dan kanker.
  12. Mengatasi Diabetes. Tingginya kandungan mineral yaitu seng, membuat daun kelor memiliki sifat anti diabetes. Daun kelor dapat mengurangi kadar gula dalam darah sehingga menjadi normal. Daun kelor memiliki efek positif pada kontrol glukosa darah dan insulin pada pasien diabetes.
  13. Meningkatkan kesehatan Pencernaan. Daun kelor memiliki sifat anti inflamasi, yang dapat mencegah atau mengobati sakit maag, penyakit hati, kerusakan ginjal, keluhan pencernaan, dan infeksi. Penggunaan umum dari minyak kelor membantu meningkatkan fungsi hati, detoksifikasi racun dan zat berbahaya di dalam tubuh. Kemungkinan juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal, infeksi saluran kemih, sembelit, retensi cairan dan diare.
  14. Bantuan Arthritis. Daun kelor membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit beberapa bentuk arthritis. Ekstrak daun kelor mengurangi kepekaan terhadap rangsangan yang menyakitkan pada sendi rematik.
  15. Melindungi tubuh dari Bakteri. Ekstrak daun kelor mampu menghalangi perkembangan mikroorganisme berbahaya seperti staphylococcus aureus, pseudomonas aemenyesalnosa, enterobacter aerogenes dan escherichia coli.
  16. Menyehatkan kulit. Daun kelor bisa dijadikan sayur, jika rutin dikonsumsi memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit dan mencegah timbulnya jerawat. Daun kelor yang ditumbuk juga bisa dijadikan sebagai masker wajah, yang bisa membuat kulit wajah semakin halus dan sehat. Daun kelor mengandung antibakteri alami, antijamur dan senyawa antiviral yang melindungi kuli dari infeksi.
  17. Menurunkan Tekanan Darah dan kolesterol. Daun kelor menjaga kadar darah dan mencegah kolesterol tinggi. Karena daun kelor memiliki kandungan zat hiocarbamate glikosida, nitrile dan glikosida minyak mustard yang memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah. Daun kelor dapat membantu menurunkan tekanan darah karena mengandung senyawa kalium yang mampu melebarkan pembuluh darah & mempengaruhi hormon pengontrol tekanan darah. Kalium daun kelor 15x lipat lebih tinggi dibanding kalium pada pisang.
  18. Menstabilkan mood dan melindungi kesehatan otak. Sebagai makanan protein tinggi dan sumber yang kaya asam amino triptofan, daun kelor memiliki manfaat sebagai neurotransmitter, termasuk membantu tubuh dan mood akan "merasa baik". Adapun kandungan antioksidan dan senyawa tiroid, bermanfaat untuk menjaga energi tubuh agar mencegah kelelahan yang sangat, depresi, suasana hati buruk dan insomnia.
  19. Mencegah Anemia. Daun kelor mengandung kadar zat besi yang lebih tinggi dari daun bayam dan dapat digunakan untuk mengatasi penyakit anemia pada seseorang. Anemia/ penyakit kurang darah adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah akibat terhambatnya produksi hemoglobin.
  20. Meringankan gejala penyakit Autoimun. Autoimun adalah kegagalan sistem tubuh untuk mengenal bagian dan dirinya sendiri dan menyerang sel atau organ normal tersebut. Daun kelor mengandung senyawa cystein yang dapat membantu proses detoksifikasi racun dalam tubuh, Racun inilah yang menyebabkan peradangan dalam tubuh dan merangsang respon sistem imun yang berlebihan.