MAKANAN BERSERAT ( DIETARY FIBER)

Makanan berserat adalah komponen dari bahan makanan yang berasal dari tumbuhan yang dimakan, dimana tubuh tidak dapat mencerna/menyerapnya. Karena tidak dapat dicerna oleh bagian pencernaan dalam tubuh, serat makanan ini tidak akan menghasilkan energi /kalori bagi tubuh.Berbeda dengan starch atau gula yang juga merupakan kelompok karbonhidrat yang menghasilkan energi (setelah dicerna tubuh). Serat makanan tidak dapat diserap dalam usus halus, karena itu serat tidak akan memasuki saluran darah. Walau tidak mudah dicerna tubuh, serat ternyata memiliki peranan penting dalam tubuh. Serat itu akan dibawa oleh usus halus menuju usus besar dengan gerak peristaltik usus. Keberadaan serat dalam usus besar akan membantu proses metabolisme dalam usus besar.

Fungsi & Manfaat Serat Pangan menurut Wikipedia

Fungsi :
  1. Memperbesar volume makanan tanpa meningkatkan kandungan kalori serta menimbulkan rasa kenyang.
  2. Menyerap air dan membentuk gel kental selama proses pencernaan, memperlambat pengosongan perut dan waktu transit pencernaan. Melindungi karbonhidrat dari enzim pencernaan dan memperlambat penyerapan glukosa.
  3. Menurunkan kadar kolesterol secara total dan kadar LDL.
  4. Mengatur gula darah.
  5. Memperlancar jalannya makanan dalam sistem pencernaan.
  6. Menambah massa ukuran tinja.
  7. Menyeimbangkan PH pencernaan dan merangsang fermentasi pencernaan untuk memproduksi asam lemak yang lebih sederhana.
Manfaat (ad nomor di fungsi) :
  1. Menurunkan nafsu makan.
  2. Menstabilkan kadar gula dalam darah.
  3. Mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.
  4. Mengurangi tingkat glukosa dan insulin bagi para pasien diabetes dan menurunkan resiko terkena diabetes.
  5. Membantu buang air besar secara teratur.
  6. Dapat mencegah ataupun menyembuhkan sembelit.
  7. Menurunkan resiko terkena kanker usus.
Makanan sehat berserat tinggi yang kaya manfaat untuk kesehatan
  1. Jenis Kacang-kacangan hitam, merah & putih. Seperti ; walnut, almond, kacang polong,kacang kedelai (edamame) dan lain-lain yang memiliki kandungan serat yang cukup tinggi untuk kebutuhan serat dalam tubuh.
  2. Jenis Biji-bijian dan berbahan dasar gandum. Seperti ; gandum sendiri, roti gandum, beras merah dan sejenis, jagung dan lain-lain.
  3. Aneka Buah-buahan yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Seperti ; alpukat, apel, jeruk, pepaya, jambu biji merah, nanas, mangga, buah berry, dan lain-lain.
  4. Aneka Sayur-sayuran yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Seperti ; bayam, kentang, labu, dan lain-lain sayuran  berdaun hijau .
  5. Aneka Jamur. Seperti ; jamur linchi, merang, dan lain-lain.
Serat Larut dan Serat Tidak Larut dalam bahan makanan
Serat Larut ( Soluble Fiber)
Serat larut maksudnya adalah serat makanan yang larut di dalam air. Serat larut menyerap air dan membentuk suatu konsentrasi seperti jeli. Serat larut adalah jenis serat yang sering direkomendasikan untuk kesehatan jantung dan pengendalian glukosa darah (gula darah). Serat larut mengikat asam-asam lemak dan memperlambat waktu pencernaan dalam perut. Serat larut membantu menurunkan kolesterol (khususnya LDL) dan memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah.
Makanan yang mengandung serat larut antara lain ; havermut, beras merah, legume, kacang-kacangan, beberapa jenis buah (apel, jeruk, pir, bery), beberapa jenis sayuran (timun, wortel, seledri), dll.

Serat Tidak Larut ( Insoluble Fiber)
Serat tidak larut maksudnya adalah serat makanan yang tidak larut dalam air. Serat tidak larut merupakan jenis serat yang direkomendasikan untuk kesehatan usus. Serat tidak larut tidak menyerap air, dan melewati sistem pencernaan dengan relatif cepat, sambil membawa zat makanan lain. Serat tidak larut membantu melancarkan makanan melewati saluran pencernaan kita, sehingga meminimalisir kesempatan bakteri jahat dan toksin(racun) penyebab kanker merusak usus kita.
Makanan yang mengandung serat tidak larut antara lain ; sayuran khususnya yang berdaun hijau, kulit buah, kulit sayuran umbi-umbian (kentang, ubi jalar, wortel), gandum utuh, biji-bijian, kacang-kacangan, dsb.

Jika anda membandingkan serat larut dan serat tidak larut, keduanya berguna dan diperlukan dalam tubuh kita. Banyak jenis makanan yang mengandung kedua jenis serat tersebut.

Tujuh bahan makanan yang anda buang padahal sebenarnya sehat
Sering tanpa kita sadari telah membuang banyak makanan yang bermanfaat. Banyak buah-buahan dan sayuran memiliki daun, kulit, dan tangkai yang memiliki banyak manfaat kesehatan, bahkan kadang lebih banyak dibandingkan dengan daging buah dan daun sayurannya sendiri.
Menurut Laurence Beeken, Food Information Executive di Weight Loss Resources, ada beberapa makanan yang memiliki banyak manfaat kesehatan namun kita buang tanpa sadar.


  1. Kulit bawang merah/bawang putih. mengandung banyak quercetin, sebuah senyawa flavonoid pada tanaman yang mengandung banyak antioksidan yg.berguna meningkatkan kesehatan tubuh. Quercetin bisa juga membantu mengurangi pelepasan histamin yang sangat bermanfaat bagi penderita demam atau alergi rhinitis.
  2. Kulit buah Melon. kaya akan sitrulin, asam amino yang bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dan melebarkan pembuluh darah.
  3. Daun Brokoli. Biasanya daun dalah yang pertama kita buang, tapi daun brokoli sebenarnya mengandung karotenoid yaitu pigmen tanaman yang bisa diubah tubh menjadi vitamin A dan bisa membantu mencegah penyakit kanker.
  4. Daun Seledri. Memiliki 5 x lebih banyak kalsium dan magnesium dibandingkan dengan batangnya. Daun ini juga mengandung vitamin C dan fenolat, yaitu antioksidan kuat yang bisa membantu melawan penyakit kanker, jantung dan penuaan.
  5. Kulit buah Jeruk. Selain mengandung banyak vitamin C, jeruk dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami, dan kulitnya pun ternyata mengandung banyak serat dan vitamin.
  6. Tangkai Brokoli / Kembang kol. Kita harus akui kita sering memotong sayuran ini hanya sampai kuntumnya saja dan membuang tangkainya ke tempat sampah. Padahal tangkai pada brokoli dan kembang kol memiliki rasa manis dan kaya akan serat dibandingkan dengan kuntumnya.
  7. Kulit buat Kiwi.  Bagian berbulu dari buah kiwi mengandung 3 x lebih banyak antioksidan dibandingkan dengan buahnya dan dianggap memiliki kandungan antikanker dan antialergi.