TERAPI SENGAT LEBAH


Sering disebut juga bee acupuncture=tusuk sengat lebah.
Istilah yang sering kita dengar ;
- Terapi lebah = apiterapi (apis=lebah dan therapy=pengobatan)
-  Racun lebah= bee venom
- Susu lebah = royal jelly
- Perekat sarang lebah = propolis
- Bunga = pollen
- Pengobatan menggunakan sengat/bisa lebah=apipuntur
Lebah yang biasa dipakai adalah lebah apis Mellyfera dan apis Cerana.
Terapi sengatan lebah telah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sengatan yang dianjurkan bagi yang baru pertama kali bagusnya dimulai dengan 1 atau 2 sengatan. Yang sudah biasa bisa 7 sengatan, kalau lebih dari 10 sengatan bisa meriang.
Reaksi pasien bisa berbeda-beda, apakah sebelumnya pernah disengat atau tidak.
Bisa pasien akan mengalami reaksi lokal dan sistemik.
Reaksi lokal adalah pembengkak-an disekitar lokasi sengatan, gejala klinisnya gatal, nyeri dan kaku.
Reaksi sistemik berupa demam, lemas, telinga berdengung dan pusing.
Sengat lebah mengandung sekitar 120 komponen kimia aktif. Mengandung air dan enzim2 seperti fosfolipase A, hialuronidase, zat melitin, dolapian, apamin dan MCD peptida.
Biasanya setiap lebah yang menyengat atau terdesak menyengat, bagaikan bunuh diri bagi lebah itu sendiri ,karena mereka sesudahnya mati.
Sengatan lebah untuk pengobatan reumatik seperti;
radang persendian, radang arthritis, pengapuran, radang bahu, penyakit tulang leher, sakit syaraf, urat kejepit, kaki tangan kesemutan, asam urat(gout), bagian tubuh mati rasa, dll.
Komponen zat racun tersebut akan berfungsi sebagai anti radang, anti jamur, anti bakteri, anti pyretic.

Informasi sengat lebah yang ada di saya
    Taman Wisata Lebah Komplek Wiladatika
    Ph.(021)8445104, dan 84598457
2. Wisma Jl. I Gusti Ngurah Rai 18-20
     Kebun Singkong, Klender, Jakarta Timur
     Ph.(021) 8605606

Tidak ada komentar:

Posting Komentar